Xi Jinping Bohong, China Makin Kencang Blokir iPhone

Jakarta, CNBC Indonesia – Jelang peluncuran seri iPhone 15 beberapa saat lalu, kabar pemblokiran iPhone di China ramai diberitakan. Bahkan, rumor tersebut sampai membuat saham Apple anjlok.

Namun, kala itu pemerintahan Xi Jinping membantah memblokir HP buatan Apple di negaranya. Perwakilan pemerintah hanya mengatakan bahwa iPhone tak aman, namun tak melarang pegawai menggunakannya di lingkungan kerja.

Kini, informasi soal pemblokiran iPhone di China kembali mencuat. Bahkan, cakupannya makin luas dari sebelumnya.

Laporan Reuters mengungkap makin banyak lembaga pemerintahan dan perusahaan yang dibekingi pemerintah di China yang melarang karyawannya menggunakan iPhone di lingkungan kerja.

Tak cuma iPhone, perangkat-perangkat buatan asing juga dibatasi, menurut sumber dalam Bloomberg.

Selama lebih dari satu dekade terakhir, China memang berupaya melepas ketergantungannya terhadap teknologi asing. Beberapa bank yang terafiliasi dengan pemerintah diminta untuk beralih menggunakan software lokal.

Selain itu, perusahaan di China juga diperintahkan untuk mempromosikan produsen chip lokal, ketimbang terus-terusan bergantung pada chip dari AS, dikutip dari Reuters, Senin (18/12/2023).

Laporan Bloomberg menyebut beberapa lembaga pemerintahan di delapan provinsi di China diinstruksikan untuk mulai menggunakan brand lokal untuk menunjang kebutuhan kerja.

Apple tak segera merespons permintaan konfirmasi.

Pada Desember lalu, lembaga pemerintahan di kota-kota kecil seperti Zhejiang, Shandong, Liaoning, dan Hebei yang merupakan markas pabrik iPhone, telah memberikan perintah verbal untuk menyetop penggunaan teknologi Apple.

Sebelumnya, pada September, Reuters melaporkan setidaknya tiga kementerian di China meminta stafnya untuk tidak menggunakan iPhone.

Hingga kini belum ada komentar resmi dari pemerintahan China. https://belajarlahlagi.com/ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*