Harga Tiket Pesawat Naik Gila-Gilaan, Kemenhub Buka Suara

Jakarta, CNBC Indonesia РDirektorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan selaku regulator penerbangan sipil di Indonesia menyampaikan, aturan terkait tarif tiket merupakan amanah dari Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan turunannya yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Adapun aturan ini bertujuan untuk menyeimbangkan kemampuan daya beli masyarakat serta kesinambungan usaha angkutan udara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Maria Kristi Endah Murni mengatakan, maskapai selaku operator penerbangan dalam menetapkan tarif pesawat udara harus menyesuaikan dengan aturan yang berlaku, tidak boleh melebihi Tarif Batas Atas (TBA) yang telah ditentukan, dan tidak boleh di bawah Tarif Batas Bawah (TBB).

“Ditjen Hubud telah menunjuk Inspektur Angkutan Udara untuk melakukan pengawasan terhadap penetapan tarif pesawat udara di lapangan, yang dilakukan secara berkala. Masyarakat selaku pengguna jasa transportasi udara juga bisa memberikan laporan atau pengaduan jika ditemui tarif melebihi TBA yang diatur melalui Contact Center 151 (CC151). Apabila ditemukan maskapai melakukan pelanggaran maka akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Maria kepada CNBC Indonesia, Senin (18/12/2023).

Lebih lanjut, Ditjen Hubud juga melakukan evaluasi terhadap besaran tarif yang telah ditetapkan secara berkala, setiap tiga bulan atau sewaktu-waktu dalam hal terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi kelangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara.

Warga Negara Asing mengantri pembelian tiket pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Kamis (30/8). Mengatasi masalah defisit transaksi berjalan pada neraca perdagangan, Menko Luhut membuat 8 butir keputusan di bidang pariwisata bersama dengan beberapa kementerian/lembaga dan Pemda. Solusi di sektor ini merupakan yang paling cepat dan efektif dibandingkan sektor lainnya. Menko Luhut yang menargetkan perolehan devisa negara dari sektor pariwisata sebesar USD 17,6 milyar pada 2019 dan USD 28,5 milyar pada 2024.CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Bandara Soekarno Hatta (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Untuk diketahui, biaya operasional penerbangan terdiri dari beberapa komponen yang mempengaruhi, diantaranya harga avtur, suku cadang, keterbatasan spare parts, nilai kurs dollar, keterbatasan jumlah armada yang terbang karena ada perawatan pesawat, dan lain sebagainya.

Lantas, berapa harga tiket pesawat menjelang momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini?

Berdasarkan penelusuran di online travel agent (OTA) seperti Traveloka, harga tiket pesawat untuk rute gemuk seperti Jakarta (CGK) – Bali (DPS) di akhir tahun ini sudah tidak ada yang di angka ratusan ribu, melainkan paling murahnya sudah dibanderol Rp 1,5 juta dengan maskapai AirAsia dan Super Air Jet, penerbangan kelas ekonomi, pada hari Sabtu, 23 Desember 2023.

Sementara harga tiket pesawat pada arus baliknya, 2 Januari 2024, termurahnya dibanderol Rp1,5 juta dengan maskapai TransNusa, kelas penerbangan ekonomi.

Hal serupa juga terjadi di penerbangan destinasi favorit lainnya, seperti Jakarta (CGK) – Medan (KNO), harga tiket termurahnya sudah dibanderol Rp 2 juta dengan maskapai Citilink, penerbangan kelas ekonomi, pada hari Sabtu, 23 Desember 2023. Bahkan, untuk penerbangan langsung lainnya sudah tidak tersedia, hanya tinggal penerbangan transit.

Rute penerbangan di arus baliknya, KNO-CGK pada 2 Januari 2024 harga tiket termurahnya sudah dibanderol Rp1,7 juta, kelas penerbangan ekonomi dengan maskapai Lion Air dan Air Asia.

Sementara rute penerbangan Jakarta (CGK) – Ujung Pandang (UPG) harga tiket termurahnya untuk keberangkatan 23 Desember 2023 dibanderol Rp1,99 juta, kelas penerbangan ekonomi, dengan maskapai Super Air Jet. Dan pada rute baliknya UPG-CGK pada 2 Januari 2024 harga tiket termurahnya dibanderol Rp1,8 juta dengan maskapai yang sama.

Destinasi favorit berikutnya ada rute Jakarta (CGK) – Surabaya (SUB), harga tiket termurahnya dibanderol Rp1,3 juta, kelas penerbangan ekonomi, dengan maskapai Lion Air. Dan pada rute baliknya SUB-CGK pada 2 Januari 2024 harga tiket termurahnya dibanderol Rp1,2 juta dengan maskapai yang sama.

Kemudian rute penerbangan favorit yang terakhir, Jakarta (CGK) – Yogyakarta (YIA), harga tiket termurahnya dibanderol Rp1 juta, kelas penerbangan ekonomi, dengan maskapai TransNusa. Dan pada rute baliknya YIA-CGK pada 2 Januari 2024 harga tiket termurahnya dibanderol Rp949 ribu dengan maskapai Pelita Air. https://gitarisgila.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*