Banjir-Longsor Terjang Leuwiliang Bogor, Akses Jalan Kampung Cisarua Tertutup

Jakarta – Bencana banjir hingga tanah longsor melanda tiga kampung di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Banjir dan longsor disebabkan hujan deras, ditambah kontur tanah yang labil.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhammad Adam Hamdani mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (21/11) sekitar pukul 21.30 WIB. Imbasnya, akses jalan warga tertutup.

“Dikarenakan hujan deras dengan durasi yang cukup lama dan kontur tanah yang labil, mengakibatkan banjir dan longsor serta menutup akses jalan,” kata Adam dalam keterangannya, Rabu (22/11/2023).

Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas BPBD. Menerima laporan warga, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan kebencanaan.


Terdapat dua desa yang terdampak bencana tersebut, yaitu Desa Purasari dan Puraseda. Satu rumah warga rusak berat akibat bencana tersebut.

“Perkiraan hasil kaji cepat satu unit rumah rusak berat. Rincian longsoran panjang 10 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 5 meter,” jelasnya.

Selain itu, terdapat tiga rumah warga yang terancam. Terdapat pula sejumlah warga yang mengungsi karena khawatir longsor susulan terjadi.

“Korban mengungsi Kampung Sabrang 1 KK, Kampung Babakan 1 KK,” terangnya.

Dibutuhkan alat berat ekskavator segera untuk mengevakuasi material longsor yang menutup jalan. Sebab, masih ada jalan kampung yang tertutup.

“Jalan Kampung Cisarua untuk saat ini jalan masih tertutup dikarenakan material longsoran yang cukup tebal dan tidak bisa dikerjakan dengan alat manual,” ujarnya.

Sementara itu, di Desa Purasari, untuk saat ini material longsoran yang berdampak ke rumah warga belum ditangani. Untuk dampak banjir https://masurip.org di Desa Puraseda, sebagian area persawahan dan rumah warga mulai dibersihkan dari sisa-sisa lumpur.

“Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait,” pungkas Adam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*